87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Warga Pakamban Laok Gotong Royong Kerja Bakti Normalisasi Sungai

Minggu, 18 Mei 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN -Membangun kekompakan dan gotong royong, pagi tadi warga desa Pakamban Laok turun ke sungai guna melakukan normalisasi sungai yang sering terhambat oleh tiang jembatan lama yang berada di tengah sungai.

Tiang jembatan tersebut kerap kali menjadi penghalang sampah bahkan lumpur sungai yang semakin dangkal, sehingga dalam kesepakatan warga yang dibicarakan dalam musyawarah bersama masyarakat setempat maka jembatan lama yang berada di sebelah barat masjid Al Munawir, yang sudah tidak terpakai dibongkar, tujuannya agar hambatan arus banjir lancar tak terhalang tiang jembatan.

“Bukan hanya sampah yang tersangkut, tapi juga lumpur batu tersangkut sehingga membutuhkan pengerukan sungai,” kata Muarif Ketua RT sekaligus korlap gerakan pengerukan sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jembatan lama yang ada tersebut selain sudah tidak lagi digunakan oleh warga karena sudah ada jembatan baru, juga dikhawatirkan menjadi mainan anak-anak sehingga sangat berbahaya.

“Kadang jadi tempat mainan anak-anak, bahaya kalau terjadi sesuatu,” tambahnya.

Selain itu, jembatan lama yang sudah tidak terpakai dinilai warga tidak ada manfaatnya, sehingga pahala sumbangan warga yang dibangun sejak dulu tidak jalan, lebih baik dipugar dan bahan materialnya bisa difungsikan untuk hal lain yang lebih berguna.

“Jariyah sumbangan warga bisa tidak jalan kalau tidak dimanfaatkan. Maka perlu ada solusi lain, dibongkar dan dijariyahkan atau digunakan untuk yang lebih bermanfaat.” Kata Ketua BPD Kiyai Homaidi dalam pertemuan warga sebelumnya.

Tampak warga kompak turun ke sungai sejak pagi hingga sore hari, melakukan pengerukan lumpur agar debit air tak terhambat sehingga dinding jembatan sungai yang baru dibangun tidak terjadi gerusan.

“Akibat lumpur terhambat, kini dinding kaki jembatan yang baru dibangun mengalami pengelupasan sehingga ide pengerukan lumpur dan pembongkaran jembatan tepat sekali dilakukan.” Kata PJ Kades Pakamban Laok Ach. Subairi Karim, Ahad (18/05/2025). (Zbr)

Berita Terkait

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari
Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:16 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:17 WIB

Cegah Sengketa Aset, PCNU Sumenep Bentuk Satgas Wakaf di Tiap MWC

Berita Terbaru